Selasa, 04 September 2012

8 tipe pembeli/konsumen


8 tipe pembeli/konsumen
1. Pembeli Apatis
Jenis tipe pembeli apatis adalah jenis orang yang tidak pernah membeli
apapun, dan mereka juga tidak perduli sebagus apa produk Anda, seberapa
murahnya produk Anda. Karena pada dasarnya tipe pembeli ini mempunyai sifat
yang pesimis dan sinis. Dan tipe pembeli apatis mewakili 5% dari pasar
konsumen.

2. Pembeli Aktualisasi Diri
Pembeli aktualisasi diri adalah kebalikan dari pembeli apatis, tipe pembeli
ini mengetahui dengan pasti apa yang mereka butuhkan, apa manfaatnya, berapa
harganya, apa yang mereka beli dan mereka segera akan mendapatkannya. Dan
tipe pembeli ini juga mewakili pasar konsumen sebesar 5%.
 


3. Pembeli Analitis
Tipe pembeli analitis ini mewakili 25% dari pasar konsumen. Tipe ini
cenderung sangat detail terutama pada masalah angka, detail pada spesifikasi
dari produk yang Anda jual. Dan biasanya tipe ini juga menekuni bidang
usaha/pekerjaan dibidang akuntan, insinyur, bankir atau apapun yang
berkaitan dengan angka. Sebagai seorang tenaga penjual maka saat Anda sedang
menghadapi calon pembeli tipe analitis maka yang perlu segera Anda
presentasikan adalah hal-hal yang bersifat spesifik dari produk/jasa Anda
misalnya seperti : cara kerja produk/jasa, harganya, manfaatnya, pelayanan
sesudah pembelian, dll.
4. Pembeli Penghubung
Tipe pembeli penghubung cenderung tidak terlalu antusias. Dan arah
komunikasi dengan tipe pembeli ini harus sabar dan pelan-pelan dalam
membangun hubungan. Tipe pembeli ini sangat tergantung dan memperhatikan
pandangan, pendapat orang lain dalam penggambilan sebuah keputusan pembelian
sebuah produk. Kadang-kadang mereka sangat perlukan pendapat dan saran
tentang produk yang akan mereka beli baik itu dari pihak keluarga, kolega,
teman. Dan tipe pembeli ini juga mewakili 25% dari pasar konsumen. Sebagai
seorang tenaga penjual jika Anda sedang berhadapan dengan tipe pembeli
penghubung maka tugas Anda adalah segeralah menyakinkan mereka mengenai
produk Anda dengan cara menunjukkan siapa saja yang telah membeli dan
memakai produk Anda. Pembeli penghubung biasanya berprofesi seperti guru,
pengawai adminitrasi, dokter, perawat.
5. Pembeli Penyetir
Tipe ini sangat fokus pada hasil, mereka akan “to the point” dan tanpa
basa-basi, mereka tidak suka membina hubungan dengan Anda, karena mereka
hanya perduli apa yang bisa produk/jasa Anda lakukan bagi mereka. Maka
berfokuslah pada saat presentasi dengan menampilkan keunggulan-keunggulan
dari produk/jasa Anda. Dan tipe pembeli ini juga mewakili 25% dari pasar
konsumen. Mereka biasanya berprofesi sebagai seorang manajer, eksekutif,
kepala cabang.
6. Pembeli Yang Senang Bersosialisasi
Tipe pembeli ini sangat ramah, cepat akrab, mudah bergaul dan Anda tidak
akan menemukan kesulitan buat membangun hubungan dengan mereka. Tipe pembeli
ini sangat cepat setuju dengan Anda tanpa memperhatikan apa kelebihan dari
produk/jasa Anda, namun bisa saja sesudah beberapa hari sebelum/sesudah
pembelian maka mereka bisa saja sudah lupa semuanya mengenai topik
pembahasan dengan Anda. Dan tipe ini juga mewakili 25% dari pasar konsumen.
7. Pembeli Impulsif
Tipe pembeli ini bisa dikatakan sangat terdorong emosional dalam memiliki
sesuatu, misalnya jika ada peluncuran produk/jasa baru seperti mobil, jam
tangan, hp, baju maka merekalah yang merupakan orang pertama yang selalu
siap buat mencobanya. Dan tipe ini mewakili sekitar 5%-10% dari pasar
konsumen.
8. Pembeli Informatif
Menurut pengamatan penulis, maka masih ada 1 tipe pembeli yang bisa
dikategorikan sebagai tipe informatif. Tipe pembeli ini sangat seleksi
sekali terhadap produk/jasa yang akan mereka beli. Biasanya tipe ini akan
mencari tahu mengenai produk/jasa yang akan mereka beli melalui sejumlah
informasi seperti internet, nanya pada pakarnya, nanya kepada mereka yang
sudah pernah menggunakannya. Jika Anda sedang berha dapan dengan tipe
pembeli informatif maka tugas Anda adalah lakukan presentasi secara
profesional, jelas, singkat. Biasanya tipe informatif ini rasa loyalitasnya
sangat tinggi sekali dan mereka akan beli dari Anda serta bersedia
rekomendasikan produk/jasa Anda. Tapi jangan sampai mereka sempat kecewa
maka yang akan Anda peroleh adalah sebalik.

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar